Cari Blog Ini

Senin, 20 Februari 2012

Selalu


Bilakah rembulan mengerti hati ini
mungkin dapat mengurai
kesedihan pada jiwa

Biarlah ku gantungkan
... saja pada ranting-ranting yang rapuh
berharap kesakitan itu
semakin terjatuh menjadi belukar lalu
tersapu angin dan menghilang.
Aku Tak Pernah Lelah
Meski Kerap Kau Membuatku Luka
Kerana Aku Cinta
Tepiskanlah Egomu
Buang Jauh Angkuhmu
Sambut Aku
Dalam kekeluan lidahku
hatiku menjerit tanpa paksaan
Melangkah dalam gelapnya kabut
Meraba diantara kebimbangan hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar