saat bertatap jiwa,, kau ajarkan aku arti kehadiran... rasa lirih melantunkan cinta yang bersemi ruang jiwa... memberi arti cinta yang tlah kau lembarkan di dinding hati, hidupku penuh warna.. ... terfikir kelak cinta kita kan ku rangkul dan genggam sekuat jiwa yang tersasikan di atas garis pena,,
sunyi terasa,, saat kepergianmu menghilang di hati ini... sesal tiada akhir,, sesal tiada arti, sesal tiada guna,, semua tak bisa mendatangkan kembali... ku bangga bisa memiliki walau ada akhir,, bukan selamanya,,,
Aku sepenggal dari masa lalu Tak lebih dari kenangan semu.
Aku yang masih mengharapkanmu Meski bukan cinta, itu. ... Aku masih seperti dulu Karena diriku bagai si punguk merindukan purnamamu, walau tak mungkin bagiku dengan semua itu
Di sela keegoanku untuk mendapatkan perhatianmu, tak kunjung ku terhenti di separuh perjuangan kasihku,
Adakah engkau merasa bila diriku merindui...? Adakah engkau bisikan tentangku yang mencintai? Hayaku yang tak pasti
Bilakah ini mimpi, biarlah ku terlelap dalam mimpi tentangmu
Ku ingin jadi satu tetesan Sekali namun berarti Dari selaksana hujan Kala kemarau itu menggersangkan mu.. Ku ingin jadi satu butiran sesa'at namun bermanfa'at ... Dari segenaf angin kala panas mentari menyengat membakar mu.. Terlihat dari guratan pesona Kala senyuman menghiasi bibir manismu,, Ku ingin jadi satu pertanda misteri namun dimengerti Ku kecil dan secuil Ingin menjadi suatu yang hebat disetiap ruang lakumu Di stiap jengkal duniamu Ku ingin bner2 ada dan berguna.. Kar'na keinginan itu.. Ku merasakan layaknya hidup♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar