Cari Blog Ini

Senin, 18 Maret 2013

Pesona Batu Kalimaya



Bagi para pecinta koleksi batu mulia/ permata, tentunya tak asing dengan Batu Permata Kalimaya (Batu Permata Kalimaya Indonesia Terbaik di Dunia )
Batu yang hanya dapat ditemukan di daerah Banten Selatan (Lebak - Rangkasbitung) ini, punya kecantikan yang bersaing dengan batu permata lainnya seperti Jamrud, Saffir, Kecubung atau pun Ruby (Merah Delima).

Gabungan Keindahan Semua Permata

Selain bernama batu Kalimaya, banyak juga yang mengenalnya dengan nama batu Opal, lambang pengharapan. Batu bening dengan kembang warna-warni ini memilki harga bervariasi, tergantung kualitas dan ukuran.
Untuk ukuran batu kecil (1-2 cm) bisa didapatkan dengan harga Rp.50.000,- s/d Rp.200.000,-. Tapi ada juga yang sampai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Semakin indah pancaran warna-warni (motif bunga pada batu) dan kadar yang dimiliki, maka semakin mahal pula harganya.

Kecenderungan warna dasar dari batu Kalimaya adalah bening, dikombinasikan dengan warna-warna transparan yang unik. Jika terkena sinar atau cahaya matahari, batu ini akan memantulkan warna-warni (warna pelangi) luar biasa indah. Berpadu menimbulkan kesan mewah dan memikat siapa pun yang melihatnya.

Batu permata Kalimaya memang punya sifat yang terbilang unik. Batu ini mampu menampilkan beragam warna (warna pelangi) dan dapat berubah-ubah tergantung dari sudut melihatnya.
Permainan warna ini tercipta karena adanya butiran-butiran halus silica. Butiran ini tersusun sangat rapi dan dapat membelokkan (reflektor) cahaya serta memancarkannya kembali. Hal inilah yang menyebabkan warna-warna pelangi bermunculan saat dilihat dari sudut berbeda.

Sebagai bagian dari batu permata (gemstones), Kalimaya punya banyak jenis. Jenisnya yaitu Kalimaya Putih, Kalimaya Kristal Hijau, Kalimaya Kristal Pelangi, Kalimaya Kristal Hijau, Kalimaya Teh dan Kopi, Kalimaya Pelangi, dan lain-lain. Semua jenis ini memiliki daya tarik (kecantikan) khas dari batu permata Kalimaya. Pancaran warna pelangi dapat berubah-ubah. Banyak yang menyebut batu permata Kalimaya sebagai gabungan keindahan semua permata.
Batu permata kalimaya atau batu opal adalah batu yang merupakan bentuk dari silika dan amorfis yang berkaitan dengan kuarsa. Berat keseluruhan dari batu permata ini sebesar 3% sampai dengan 21 % yang berupa air namun isinya hanya sekitar 6% sampai dengan 10%. Pada umumnya batu permata ini ditemukan bersama dengan batu pasir, basal, marl, riolit dan limonit.
Walau batu permata opal atau kalimaya juga adalah batu yang terkenal dari Indonesia namun sebesar 97% nya berasal dari Australia. Struktur dalam batu opal inilah yang kemudian membuatnya dapat menyebarkan cahaya dengan warna yang bermacam-macam dalam satu kali waktu.
Banyak warna yang dihasilkan dari opal ini dari jernih, putih, kuning, jingga, merah, abu-abu, slat, zaitun, magenta, mawar, hitam dan cokelat. Namun opal yang berwarna merah dan hitam adalah warna yang paling langka sedangkan warna yang paling umum adalah warna hijau dan putih.
Batu opal juga terkenal dengan beragam jenis-jenisnya loh. Inilah jenis-jenis yang sudah dikenal oleh masyarakat pada umumnya.
Opal biasa atau nama lainnya common opal. Opal yang satu ini yang tidak ada sedikitpun permainan warna didalamnya. Warna yang terpancar tidak ada sama sekali.
Lalu ada Opal putih atau white opal. Opal yang berwarna putih, putih susu dan abu-abuhanya terdapat sedikit permainan warna didalamnya bahkan mungkin juga tidak ada sama sekali. Opal hitam atau black opal adalah opal berwarna agak gelap kehitaman atau kecokelatan seperti namanya dengan permainan warna yang membuat batu ini trelihat sangat kontras.
Boulder opal adalah batu opal yang masih menempel pada batuan lain, sementara Matrix adalah opal yang juga masih menempel pada batuan sebagai bercak-bercak warna atau garis. Fire opal adalah opal yang tembus pandang berwarna merah, kuning, oranye, atau kecoklatan dengan juga dengan sedikit sekali permainan warnanya bahkan juga tidak ada.

Gampang-Gampang Susah

Memburu batu Kalimaya bisa dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena bisa ditemukan di pusat-pusat perdagangan permata, seperti di Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta. Susah, karena jika tidak teliti membelinya, bisa tertipu oleh batu lainnya yang mirip dengan Kalimaya. Apalagi mencari batu Kalimaya yang benar-benar berkualitas dari sisi karat dan kebeningannya.

Contohnya, batu Dublet atau Dablet. Batu ini merupakan batu sintetis yang mirip dengan batu Kalimaya. Bedanya, warna dasar Duplet cenderung gelap (biasanya coklat). Wana-warni Duplet pun lebih mencolok dibanding Kalimaya.

Selain itu, batu permata Kalimaya berkualitas hanya dapat ditemukan di Rangkasbitung, Banten dan di negara Australia. Beberapa daerah di Indonesia diketahui juga memiliki tambang batu permata ini, hanya kualitasnya tidak sebaik di dua daerah tersebut.

Sisi Astrologi

Menurut ilmu perbintangan (astrologi), batu Kalimaya dihubungkan dengan zodiak Libra dan Scorpio, atau mereka yang lahir di bulan Oktober. Karenanya, dianjurkan pemakainya adalah mereka yang lahir di bulan Oktober.
Hal ini akan menimbulkan manfaat positif, yaitu membahagiakan pemakainya (umumnya bercahaya jika pemiliknya sedang bahagia dan tidak bersinar jika pemiliknya sedang murung). Batu ini juga diyakini bisa menyembuhkan penyakit mata dan meningkatkan daya ingatan.

Namun, jika pemakainya tidak tepat, Kalimaya dapat mengakibatkan hal buruk. Hal buruk tersebut seperti membuat pikiran kacau, mengguncangkan urat syaraf, dan merusak keharmonisan rumah tangga. Termasuk memberi dampak buruk bagi kesehatan pemakainya. Terutama batu Kalimaya Hitam, dipercaya tidak boleh sembarang orang memilikinya. Jika tidak cocok, batu ini akan membawa bencana.
Percaya atau tidak, yang pasti cahaya batu permata Kalimaya tak bisa diragukan kecantikan ataupun keindahannya. Batu ini seakan menginspirasi daya tarik bagi kehidupan dengan kemilau luar biasa yang dimilkinya.

Batu Permata Kalimaya Indonesia Terbaik

Indonesia memang sangat kaya sekali dengan  hasil alamnya begitu juga dengan jenis-jenis bebetuan yang indah. Walau komoditas atau tempat asal batu ini adalah di Australia namun ternyata batu opal yang terdapat di Indonesia adalah batu yang terbaik diantara semua jenis batu opal di Australia dan Amerika Latin karena aneka warnanya yang paling cantik dan indah. Warna pelanginya juga dapat berubah-ubah. Maka dari itu permintaan batu permata ini sangat banyak mulai permintaan dari Indonesia sendiri sampai ke permintaan dari mancanegara.
Aneka warna yang membuat batu permata ini indah adalah warna cokelat, hitam, biru, kunimh, ingu bahkan warna pelangi. Sungguh indah sekali. Kalimaya juga jenis warnanya beragam dari warna kristal pelangi, warna putih, warna kristal hijau, warna pelangi, warna kristal susu bahkan ada juga warna teh dan warna kopi.
Daerah-daerah di Kabupaten Lebak yang paling banyak menghasilkan batu permata kalimaya ini adalah di Kecamatan Maja, Kecamatan Cimarga dan Kecamatan Sajira. Cara un tuk mendapatkannya masih menggunakan cara yang tradisional, yaitu dengan menggali lubang sepanjang puluhan kilometer di dalam tanah.
Untuk harga pastinya sangat mahal mengingat keindahan dan keistemewaan sangat mahal ada yang sampai empat puluh juta rupiah.
Inilah beberapa opal yang paling terkenal di dunia selain yang ada di Indonesia.
Sebagai opal yang termahal dan terbesar di dunia, Olympic Australis. Sebagai opal yang dihadiahkan untuk Ratu Inggris, Elizabeth II namanya Opal Ratu atau Andamooka opal. Batu opal yang diberikan kepada Joséphine de Beauharnais dari Napoleon Bonaparte, The Burning Troy”.
Opal hitam terbesar dunia yang tidak diasah, Halley's Comet Opal. Dan yang terakhir opal asahan paling besar di dunia dan memenangkan Guinness Book of Records di tahun 1992, Galaxy Opal.