Cari Blog Ini

Senin, 28 November 2011

Memulai Inovasi yang baru

Anda pasti sering merasa mempu melakukan sesuatu, tapi tiba-tiba Anda ragu, “Apakah saya benar-benar bisa?”, “Bagaimana kalau…”, atau “tapi…” Akhirnya, Anda malah tidak berani menjalankan sama sekali. Satu-satunya cara untuk melawannya adalah dengan kalimat “Memangnya kenapa?” Pikiran Anda tidak akan sempit lagi karena Anda yakin atas kemampuan sendiri. Anda harus berpikiran positif agar Anda bisa bereaksi persis seperti keinginan , atau bakat Anda. Jangan pernah berhenti dan buang jauh-jauh keraguan Anda. Melengkapi artikel sebelumnya tetang Tips Berani Keluar dari Zona Nyaman,  
1. Sedikit Gila-gilaan. Jangan terlalu serius menghadapi hidup. Kasihan otak dan tenaga Anda. Dunia ini sudah cukup gila bukan? Sebaiknya Anda belajar untuk melihat segi positif dari hal yang paling memalukan sekalipun. Lihatlah sisi humornya dan kegagalan tidak akan menggentarkan Anda. Pernahkah Anda merasa gagal total dalam mengerjakan sesuatu? Daripada stress lebih baik Anda melihat sisi lucu dan ‘kecelakaan’ tersebut.
2. Hilangkan Kata ‘Tidak’. Jika Anda menghapus kata ‘tidak’ dari kalimat ‘tidak dapat’, hasilnya tentu adalah kata ‘dapat’. Sederhana sekali, ya? Semua keputusan ada di tangan Anda. Bila Anda ingin menghapuskan keraguan, hilangkan saja kata ‘tidak’ dari ‘tidak dapat’. Masih juga ragu-ragu? Ikuti cara ini, ambilah selembar kertas dan tulislah ‘saya dapat’ sebanyak ribuan kali (kalau mampu). Intinya, yakinkan diri Anda sendiri bahwa Anda mampu mengerjakanya sendirian. Bila Anda pikir Anda mampu, Anda pasti bisa mengerjakannya.
3. Batalkan Kata-Kata Yang Meredahkan Rasa Percaya Diri. Seringkah Anda mendengar kalimat ini “Lagipula, saya kan hanya seorang ibu rumah tang?” atau “Hm…saya kan Cuma lulusan diploma” Buanglah kata ‘hanya’ yang sebenarnya lebih menyenangkan bila dilhat dalam iklan obral. Dan sebaliknya, katakan kalimat sisanya dengan kebanggaan. Banyak lho yang ingin memiliki kemampuan ibu rumah tangga atau seorang lulusan diploma. Jadi, percayalah, jika Anda sudah berpikir bahwa Anda mampu mengerjakannya, Anda pasti bisa. Kata ‘hanya’ bukan sekedar meaningless, tapi juga meredahkan rasa percaya diri dan member kesempatan pada keraguan untuk muncul dalam pikiran Anda. Pusatkan pehatian Andapada kualitas dan kualifikasi serta kemampuan yang Anda miliki daripada berpikir bahwa Anda tidak mampu mengerjakannya. Dengan begini, potensi Anda akan muncul ke permukaan.
4. Hentikan Pikiran Negatif. Saat Anda mudah tersinggung, pikiran-pikiran negative dapat muncul begitu saja. Misalnya: Anda sudah lelah seharian di kantor dan pembantu Anda minta mudik. “Wah bakal muncul kerepotan yang bertumpuk nih,” demikian pikir Anda ketika itu. Roda pikiran Anda akan langsung berputar menjadi keraguan. Segera hentikan pemikiran seperti ini dan ucapkan kata ‘stop’ dengan lantang. Dengan mengerem pikiran negative ini, Anda bsia menyelamatkan kuku Anda dari gigitan. Kata ‘stop’ mampu menghentikan pikiran negative dan menyetor akal sehat. Pikiran positif harus terus bertambah.
5. Lihat Hal-Hal Yang Baik. Anda hampir mencoba bakat yang belum tersentuh dan siap dengan petualangan baru. Tiba-tiba rekening bank Anda muncul dan angka-angka yang tertera di dalamnya membuat Anda kaget. Bukan karena menang undian, tapi jumlah kekayaan Anda semakin menipis. Tentu saja kreativitas Anda akan hilang dan berganti dengan kenyataan hidup. Jangan biarkan keraguan muncul, lebih baik Anda memikirkan kejadian-kejadian baik yang terjadi pada Anda di hari yang sama, misalnya, telepon dari teman lama Anda, senyum tulus seorang anak atau sms balasan dari pria/wanita idaman Anda. Nikmatilah hal-hal indah yang terjadi, bisanya Anda akan lupa pada kejadian buruk yang menimpa. Sebelum Adan menyadarinya, Anda sudah bangkit dan sibuk dengan proyek baru yang akan membawa kepuasan. Ingat, kelakukan Anda jauh leih penting daripada kenyataan. Karena hidup bukanlah masa lalu, namun hidup adalah masa depan, jadi the show must go on!
Sekarang, Anda tinggal meneruskan keinginan Anda. Apa saja, silahkan. Mau jadi penulis buku, investor atau pengusaha? Boleh-boleh saja. Kuncinya, Anda harus berani meneliti, mencoba dan menambah pengetahuan. Nikmati saja setiap saat dengan suka cita. Pusatkan perhatian pada sisi fun-nya. Have a blast!