Diantara terangnya mega
Kesepian mencumbu luka
Dihimpitan kabut yang tebal ... Sinar mentari mengumpat dan enggan bersinar
Buih ombakpun
Mengguyur pasir nan putih
Semakin pasang semakin mendidih
Gemuruhnya
Menyisakan puing-puing luka kenangan
Yang sampai kini masih terasa sebuah kerinduan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar