Cari Blog Ini

Jumat, 07 Oktober 2011

Ketika


Ketika hati mulai bimbang akan satu perasaan yang tak mungkin dapat terucap langsung bila bertatap muka.. Adakah getar" asmara yang mampu ku rasa tersalur lewat aksara mengartikan bawha ku sangat bahagia bila slalu dekat dengan mu wahai dewi pujaan hati ku . . .
Dan mampukah aku pertahan kan semua gejolak di dada . .
Dan hanya berapa kata yang sanggup ku ucap kan untuk mu. .
Tersenyum lah slalu karna senyum mu motivasi dalam hidup ku. .

Selasa, 04 Oktober 2011

Dalam Kejauhan


Di balik tirai jarak kami
memadu kasih dalam kisah yang
menanti dan menjemput,

di ujung pagi yang belum terlihat
sentuhan pangeran pagi.

Memaknai hari-hari dengan
kecupan bibir jiwa dengan bibir jiwa,
memeluk hati dengan hati
kami bertemu di alam bawah sadar
sekiranya dalam kejiwaan yang
merasuki setiap kerinduan.

Aku memberimu dalam maya
dan kau merasakan nyata,
kau memberiku keindahan
walau tak nampak mata kasat
ku nikmati dengan rabaan tangan rohku.

Padamu aku menyiratkan
sebentuk khayal yang bukan
khayal, ku lengkapi walau
dengan sepotong roti sisa
musim semi yang telah lalu;
Pagiku tak terlihat sinarannya
namun kau terbias sosok
cahaya, aku bukan perjaka
namun inilah aku yang mencintaimu saat ini
meninggalkan masa kemarin.

Dari kejauhan ku melihatmu
sebidang wajah memberikan
senyum memekarkan kelopakmu
pertanda engkau mawar merah
yang terilhami oleh musim
kepada ladang yang kosong
hanya rerumputan.
Dalam kejauhan kami yang
mana telah menjadi kita
merasakan segala rasa berwarna-
warni menghiasi perjalanan iini,
adalah engkau yang memahami
keseluruhan pemahaman;
mengerti tanpa aku ucapkan,
dan engkau tak pernah meminta
selalu memberikan yang terbaik
untuk pertumbuhan cintaku;
karunia seutuhnya bagi kaum
beku yang aku menghangatkan
dinginnya musim salju hatiku,
wanita biasa kesempurnaan
hati yang luar biasa.

Fikiran melayang mengikuti
arah angin berlarian menarik
gumpalan awan malam hinggap
pada kulit angkasa membentuk
wajah-wajah keindahan kliman langit.

Jarak kita teramat jauh,
dan dekat dalam hati kita
rumah alam roh yang memberikan
kenikmatan bercengkerama satu sama lain.
Dia hidupku, pemberi
nyawa pada hela nafasku.
Ketimbang engkau yang dikau,
menyiratkan rasa tak berasio
pemberi gejolak tanpa rasa.

Minggu, 02 Oktober 2011

Pada saat


Pada saat kau SUKA padanya, kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.
Pada saat kau SAYANG padanya, kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH.
Pada saat kau CINTA padanya, kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus...

Apabila

apabila kau mencoba menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.

Ibu


JIKA BELIAU MASIH ADA, JANGAN LUPA MEMBERIKAN KASIH SAYANGMU LEBIH DARI YANG PERNAH KAU BERIKAN SELAMA INI DAN JIKA BELIAU SUDAH TIADA, INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU.