Cari Blog Ini

Jumat, 23 September 2011

Dewi Surga

Engkau laksana musim semi,
menyentuhku dan mendekapku
dengan sarat kasih.

Membelaiku bersama lentiknya
... jemari jiwamu yang selalu
ramah kelembutan.

Kau laksana dewi-dewi
surga penebar senyum
saat kelamku menyelimuti,
kaulah mahkota anggurku
walau ku tak bersinggasana
memainkan peran sebagai
diriku di atas altar permenungan
dalam nyata.

Kau hiasi benakku dengan
mutiara fikiranmu,
menjulurkan pangkal
apresiasi kecintaan atas kami
dalam kita.

Senin, 05 September 2011

Hilang

Bintang malam kemanakah ia gerangan '
Tak sedikitpun ia meninggalkan jejak '
Juga bayang, siang atau malam '
... Adakah rindu ini harus kugenggam '

Hingga esok hari kujelang '
Ku menyayanginya dari lubuk hati '
Tetap merindunya meski telah pergi '
Ku hanya ingin melihat '

Namun itu pun tak mungkin lagi '
Tidak kah rasa ini harusnya mati '
Dan hilang dari hidupku ini '

Ma'afku

Ku rangkai kata tuangkan rasa,
Menyusun bait puisi yang sederhana,
Dalam ruang malam yang sepi,
...
Ku ungkapkan segala isi hati,

Mencari arti akan hadir'y cinta,
Yang tak sengaja ku menyakitinya,
Mungkin ini sebuah rasa,
Yang datang'y tanpa aku duga,

Hanya sepintas ku mengenalnya,
Namun begitu lekat d dalam hatiku,
Ssaat namun ku mmbuat'y kecewa,
Hingga akhir'y menjauh dari sisiku,

Sebaris kata ma'af ingin ku ucapkan,
Namun kini ia telah jauh mninggalkan,

Ku Tulis Puisi

Bukan tak sempat atau tak lagi berniat '
Hanya saja tekad tak cukup untuk membuat '
Sebuah puisi terlahir secepat kilat '
...
Yg ku tulis dlm lembaran kertas surat '

Esok jika aku sanggup memanggil kembali '
Semua inspirasi yang kini pergi '
Pasti kan kutuliskan untukmu lagi '
Sebuah puisi cinta untuk hati '

Aku kan berjanji hari ini '
Pasti kan ku tuliskan puisi lagi '
Semoga semua memahami
Sampai jumpa besok lagi '